Rabu, Maret 31

Script PHP untuk Menghitung Selisih Waktu dan Tanggal

Pada artikel ini akan dibahas bagaimana cara membuat script PHP untuk mencari selisih waktu dan tanggal. Proses pencarian selisih ini menggunakan perintah SQL.

Simak artikel ini dengan cermat…

Sebagai contoh, akan dibuat script untuk mencari selisih hari dari tanggal 20/10/2008 sampai dengan 23/10/2008.

<?php
$tglAwal = "2008-10-20";
$tglAkhir = "2008-10-23";

mysql_connect("namahost","namauser","pass");
mysql_select_db("namadb");

$query = "SELECT datediff('$tglAkhir', '$tglAwal') as selisih";
$hasil = mysql_query($query);
$data = mysql_fetch_array($hasil);

echo "Selisih hari antara tanggal ".$tglAwal.
       " sampai tanggal ".$tglAkhir." adalah ".$data['selisih'].
       " hari";

?>

Bagaimana script untuk mencari selisih waktu? pada prinsipnya hampir sama dengan script di atas, bedanya hanya pada statement SQL nya saja, yaitu menggunakan timediff().

 

Source: http://blog.rosihanari.net/script-php-untuk-mencari-selisih-waktu-dan-tanggal

Membuat Konversi Bilangan Desimal ke Biner

Bingung membuat program konversi bilangan desimal ke bilangan biner? Hmm… simak artikel ini selanjutnya, karena pada artikel ini akan dijelaskan konsep perhitungan sampai dengan implementasi pembuatan programnya dengan Pascal.

Pada bagian awal ini akan dijelaskan dahulu konsep perhitungan konversi dari desimal ke biner. Misalkan diberikan bilangan desimal 17. Untuk langkah konversinya adalah sbb:

Step 1. 17 dibagi 2 mendapatkan 8 sisa 1
Step 2. 8 dibagi 2 mendapatkan 4 sisa 0
Step 3. 4 dibagi 2 mendapatkan 2 sisa 0
Step 4. 2 dibagi 2 mendapatkan 1 sisa 0

Karena pada step terakhir hasil pembagiannya sudah sama dengan 1 (atau dengan kata lain perulangan masih terus dilakukan selama hasil baginya >= 1). Sekarang perhatikan sisa-sisa pembagian pada setiap step. Langkah selanjutnya, susun sisa-sisa bilangan itu mulai dari step terakhir sampai dengan step pertama dan diperoleh  0001. Langkah terakhir adalah menambahkan digit 1 di depan 0001 menjadi 10001. Nah diperoleh bilangan biner dari 17 adalah 10001.

Sekarang konsep di atas akan diimplementasikan ke dalam program Pascal. Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana cara membagi bilangan dengan 2 supaya diperoleh hasil bulat (seperti pada perhitungan 17 dibagi 2 mendapatkan 8). Jangan khawatir… dalam Pascal tersedia operator div. Operator ini digunakan untuk membagi dua bilangan bertipe bulat dan menghasilkan hasil pembagian berupa bilangan bulat pula.

Selanjutnya, karena proses perhitungan di atas dilakukan berulang-ulang maka nantinya akan digunakan perulangan/looping dalam program. Lantas, statement loopingnya menggunakan apa? FOR, WHILE atau REPEAT? Jenis perulangan yang digunakan sebaiknya jangan menggunakan FOR karena jumlah perulangannya tidak jelas. Sehingga nantinya akan kesulitan dalam menentukan syarat berhentinya perulangan.

Berikut ini adalah program Pascal untuk mengkonversi bilangan desimal ke biner:

program konversiDecToBin;
var bilangan : integer;
function decToBin(desimal : integer) : string;
var hasilBagi, sisa : integer;
     bin : char;
     bilBiner : string;
begin
     hasilBagi := desimal div 2;
     bilBiner := '';
     { syarat perulangan : selama hasil bagi lebih besar sama dengan 1 }
     while (hasilBagi >= 1) do
     begin
          sisa := desimal mod 2;
          if (sisa = 0) then bin := '0'
               else if (sisa = 1) then bin := '1';
          { menggabung sisa pada setiap perulangan untuk membentuk digit biner}
          bilBiner := bin + bilBiner;
          desimal := hasilBagi;
          hasilBagi := desimal div 2;
     end;
     decToBin := '1' + bilBiner;
end;
begin
     bilangan := 200;
     write('Bilangan binernya : ', decToBin(bilangan));
     readln;
end.

Source: http://blog.rosihanari.net/membuat-program-konversi-bilangan-desimal-ke-biner-dengan-pascal

algoritma membalik string (string reverse)

Pada artikel ini kita akan membahas mengenai algoritma “string reverse”. Misalkan diberikan suatu string ‘KOMPUTER’, dan kita ingin membalik string tersebut sehingga menjadi ‘RETUPMOK’, bagaimana algoritmanya?

Ya… secara logika untuk membalik suatu string dengan panjang karakter sejumlah n, cukup menukar posisi karakter ke – 1 dengan karakter ke-n, dan karakter ke-2 ditukar posisi dengan karakter ke n-1, dst. Sekarang yang menjadi masalah adalah… sampai berapa kali proses penukaran ini dilakukan, apakah n kali? Coba kita cek proses ini bila diterapkan pada string ‘KOMPUTER’ tsb, dalam hal ini n = 8 (panjang string 8 karakter).

Penukaran ke-1, tukar posisi karakter ke-1 dg ke-8, hasilnya ‘ROMPUTEK‘
Penukaran ke-2, tukar posisi karakter ke-2 dg ke-7, hasilnya ‘REMPUTOK’
Penukaran ke-3, tukar posisi karakter ke-3 dg ke-6, hasilnya ‘RETPUMOK’
Penukaran ke-4, tukar posisi karakter ke-4 dg ke-5, hasilnya ‘RETUPMOK’
Penukaran ke-5, tukar posisi karakter ke-5 dg ke-4, hasilnya ‘RETPUMOK’
Penukaran ke-6, tukar posisi karakter ke-6 dg ke-3, hasilnya ‘REMPUTOK’
Penukaran ke-7, tukar posisi karakter ke-7 dg ke-2, hasilnya ‘ROMPUTEK’
Penukaran ke-8, tukar posisi karakter ke-8 dg ke-1, hasilnya ‘KOMPUTER‘

Bila proses penukaran dilakukan n kali, ternyata hasil akhir string tetap kembali ke string semula. So… salah donk. Dengan demikian, kita tidak bisa menulis algoritmanya sbb:

{ x adalah string yang akan ditukar }
n := length(x); { n = panjang string }
for i = 1 to n do
begin
    //
tukar antara karakter ke-i dengan karakter ke- (n+1-i)
    temp := x[i];
    x[i] := x[n+1-i];
    x[n+1-1] := x[i];
end;

Jadi… sampai berapa kali proses penukarannya? Anda perhatikan pada proses penukaran tahap demi tahap di atas. Pada langkah berapakah stringnya menjadi ‘RETUPMOK’? Ya tepat sekali, yaitu pada langkah ke-4.

OK… dari contoh ini bisa kita catat, bahwa untuk n = 8, kita butuh 4 kali langkah penukaran. Sekarang bagaimana bila n = 10? Coba selidiki… dan ternyata butuh 5 kali penukaran. Nah… dari sini bisa kita simpulkan bahwa untuk n genap, proses penukaran yang dibutuhkan ada n/2 kali.

Sekarang bagaimana dengan n ganjil? Kita ambil contoh misal n = 7. Berapakah jumlah proses penukarannya? Coba selidiki… dan ternyata butuh 3 kali. Lho apa tidak 4 kali? Mmmm… untuk yang ke-4 boleh kita tidak lakukan karena karakter ke-4 adalah karakter yang berada di tengah string, so… gak perlu ditukar. Untuk n = 9, akan butuh 4 kali penukaran. dan seterusnya… Dengan demikian untuk n ganjil, proses penukaran yang dilakukan juga sejumlah n/2 kali, tapi n/2 di sini dibulatkan ke bawah.

Untuk n genap pun, jumlah proses penukaran karakter juga dapat diterapkan pembulatan ke bawah dari n/2, karena misal n= 8, dan hasil n/2 kalau dibulatkan ke bawah juga menghasilkan 4.

So… algoritma yang benar untuk membalik string adalah:

{ x adalah string yang akan ditukar }
n := length(x); { n = panjang string }
for i = 1 to floor(n/2) do {maksud floor adalah pembulatan ke bawah}
begin
// tukar antara karakter ke-i dengan karakter ke- (n+1-i)
temp := x[i];
x[i] := x[n+1-i];
x[n+1-1] := x[i];
end;


Nah… sekarang kita implementasikan algoritma di atas ke PHP. Bagaimana bentuk script untuk membalik string? O… iya… ingat bahwa dalam PHP, karakter pertama dari suatu string itu dimulai dari nomor indeks ke-0, sehingga harap hati-hati. Ini dia scriptnya:



<?php
$x = 'KOMPUTER';
$n = strlen($x);
for ($i = 0; $i<=floor(($n-1)/2); $i++)
{
$temp = $x[$i];
$x[$i] = $x[$n-1-$i];
$x[$n-1-$i] = $temp;
}
echo $x;
?>


dan ini dia implementasi ke dalam program Pascal:



program balikstring;

var x : string; i, n : integer; temp : char;

begin


    x := 'KOMPUTER';


    n := length(x);


    for i:=1 to trunc(n/2) do


    begin


        temp := x[i];


        x[i] := x[n+1-i];


        x[n+1-1] := x[i];


    end;


    write(x);


end.



Mmmm…. secara sekilas sih ‘kayaknya’ bisa. Tapi kalau Anda yakin jawabannya ‘bisa’, silakan buat ke dalam program algoritma tersebut dan lihatlah hasilnya. Tentu hasilnya di luar dugaan dan Anda akan dibuat tercengang dibuatnya. Kok bisa ya? :-)



Oya, satu lagi, khusus di PHP, Anda tidak perlu repot-repot membuat script untuk membalik string karena telah disediakan function khusus untuk melakukan hal itu. Function yang dimaksud adalah strrev(). Berikut ini contoh penggunaannya:



<?php
echo strrev("Hello world!"); // outputnya "!dlrow olleH"
?>


OK, met membolak balik string yaa….



Source: http://blog.rosihanari.net/algoritma-membalik-string-string-reverse

Pemrosesan Form (2): Aplikasi Login Sederhana

Pembuatan aplikasi login form sederhana tanpa menggunakan database merupakan dasar dari pembuatan aplikasi login form dengan menggunakan database, seperti My-SQL, Mic. Access, ataupun bisa juga menggunakan text editor untuk menyimpan apapun yang telah kita masukkan didalam input yang telah disediakan. Yang saya bahas kali ini merupakan dasar pemrograman web. Sebenarnya posting kali ini kelanjuttan dari postingan saya sebelumnya tepatnya klik disini.

Nah sekarang sekarang menginjak pada contoh berikutnya dari postingan yang sebelumnya yakni pemrosesan form untuk aplikasi Login Form Sederhana (tanpa database) dengan syarat sebagai berikut :

Aplikasi login form sederhana (tanpa database) yang terdiri dari field ID/Username dan Password. Gunakan variabel di PHP untuk mensimulasikan verifikasi data yang dimasukkan.
Spesifikasi:

  • Terdapat scripting JavaScript untuk validasi awal (field tidak boleh kosong, masukan id dan password harus huruf).
  • Jika field kosong dan langsung di-submit, kembalikan fokus kursor ke field pertama (id) Ada validasi sisi server (dari PHP) untuk memastikan bahwa nilai field adalah string.
  • Jika nilai id dan password sesuai dengan pre-defined value di variabel, munculkan pesan selamat datang dan cetak nilai id. Sebaliknya, jika tidak sesuai, tampilkan pesan kegagalan.
  • Pada aplikasi ini username = wahyu, sedangkan password = ganteng ;

Tampilannya seperti yang tampak dibawah ini dengan posisi kursor pada User Name:

image

Tampilan jika gagal melakukan login:

imageTampilan jika berhasil melakukan login:

imageTerdapat 4 macam  source code yang saya pakai disini yaitu:

 

1.  Source Code HTML

HTML yang saya pakai saya simpan dengan nama index.html, yaitu sebagai berikut:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<html>
<head>
<title>Login Form Penjual Mimpi</title>
<link rel="stylesheet" href="wahcss.css" type="text/css" />
</head>
<body onLoad="document.form1.user.focus();">
<form name="form1" method="post" action="admin.php">
<div id="apDiv1">
<div id="header">
</div>
<div align="center">
<img src="sapi.png">
<br>
<br>
<div align="center"><strong><br>User Name :</strong>
<br>
<input type="text" name="user" size="40" value="" style="background-color:#00FF00">
<br>
<br>
<strong>Password : </strong>
<br>
<input type="password" name="pass" size="40" style="background-color:#00FF00">
<br>
<br>
<br>
<input type="submit" name="submit" value=" E N T E R " onClick="check()">
<br>
<span color="#0000FF" class="style3">&copy;Copyright PENJUAL MIMPI</span><br>
<br>
</div>
</div>
<br>
<div align="center" id="apDiv3">

</div>
<div id="footer" align="center"><br>

</div>
</div>
</form>
</body>
</html>

 

2.   Source Code Java script

Java script disini saya simpan dengan nama javascript, berikut code-nya:

<script type="text/javascript">

function error1()
{
alert('Masukkan User Name dan Password Terlebih Dahulu ');
}

function check()
{
if(form1.pass.value == "" || form1.user.value=="")
{
error1();
}
}
</script>

 

3.  Source PHP

PHP disini saya beri nama admin.php dan berikut code-nya:

!DOCTYPE html PUBLIC "-//W3C//DTD XHTML 1.0 Transitional//EN" "http://www.w3.org/TR/xhtml1/DTD/xhtml1-transitional.dtd">

<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml">

<head>
<title>Form Administrator</title>
</head>
<body>

<?php

if(($_POST['user']=='wahyu') AND ($_POST['pass']=='ganteng')) {

echo 'Berhasil, Anda Sudah Masuk Halaman Administrator Dengan User Name :'.$_POST['user'];

echo '<br><br>Hallo, saudara / saudari ' . $_POST['user'];

}

else {

echo "<br><br><br><body text='red'><strong><center>Terdapat Kesalahan Pada Waktu Anda Login...!<br><br><a href='index.html'><h4>Kembali Ke Login</h4></a></center></strong></body>";

}

?>

</body>

</html>

 

4. Code css

<style type="text/css">

#apDiv1 {
position:absolute;
width:373px;
height:330px;
z-index:1;
left: 449px;
top: 136px;
background-color: #FFFFFF;
border: 2px solid Blue;
}
#apDiv3 {
position:absolute;
width:80px;
height:25px;
z-index:2;
left: 289px;
top: 274px;
}
.style3 {
font-size: 10px;
font-weight: bold;
}
#apDiv2 {
position:absolute;
width:412px;
height:115px;
z-index:2;
top: 0px;
left: 2px;
}
#header{
width:373px;
height:98px;
background-image: url();
}
#footer{
width:373px;
height:40px;
background-image: url();
}

body {
background-image: url(bws.jpg);
}
</style>

Semoga bermanfaat…!

PEMROSESAN FORM (1)

Pemrosesan form (form processing) merupakan operasi mendasar pada aplikasi web. Dalam konteks pengembangan aplikasi web dinamis, langkah ini pasti akan dilakukan. Sebagai contoh, untuk menerima masukan dari user, tentu diperlukan sekali form isian dan cara pemrosesannya. Begitu pula halnya ketika administrator ingin masuk ke sistem, tentu memerlukan suatu antarmuka penghubung. Intinya, keberadaan form dan pemrosesannya mutlak diperlukan dalam membangun aplikasi web yang interaktif.

Pada aplikasi web, teknik pengiriman form dapat dilakukan melalui tiga metode: POST, GET, dan kombinasi keduanya. Dalam konteks PHP, parameter-parameter GET dapat dibaca melalui superglobal $_GET,
sedangkan POST melalui $_POST. Selain itu, keduanya juga dapat dibaca menggunakan $_REQUEST.

Nah sekarng kita akan mencoba pada contoh yang paling dasar yakni, Menangani Masukan Data :

** Sebagaimana diketahui, kita dapat menggunakan metode GET atau POST untuk mengirim informasi ke kode PHP. Contoh pengaksesan data dengan menggunakan metode GET diperlihatkan sebagai berikut:

<!DOCTYPE HTML PUBLIC "-//W3C//DTD HTML 4.0 Transitional//EN">
<html xmlns="http://www.w3.org/1999/xhtml" xml:lang="en" lang="en">
<head>
<title>Metode GET</title>
</head>
<body>
<form action="<?php $_SERVER['PHP_SELF'];?>" method="get">
Nama
<input type="text" name="nama" /> <br />
<input type="submit" value="OK" />
</form>
<?php
if (isset($_GET['nama'])) {
echo 'Hallo, ' . $_GET['nama'];
}
?>
</body>
</html>

Nah contoh diatas simpan dalam bentuk file php...

Source: http://choeicruut.blogspot.com/2010/03/pemrosesan-form-aplikasi-login-form.html

Kamis, Maret 18

Download Soal Bocoran UNAS 2010/2011

Berikut ini adalah link download Soal-Soal "UN" Ujian Nasional Tahun 2010/2011 Untuk SD SMP SLTP MT's SMK STM SMEA SMA SMU SLTA Pelajaran Matematika Bahasa Indonesia Bahasa Inggris.

http://bse.telkomspeedy.com/UN-files/

Tutorial PHP (1)

Pada artikel kali ini, kita akan membahas studi kasus mengenai program  sederhana  untuk  men-generate sel  tabel  secara  fleksibel.
Tekniknya: buat sebuah fungsi yang menerima argumen berupa jumlah sel dan jumlah kolom. Jadi, pembentukan sel tabel didasarkan pada nilai jumlah sel dan jumlah kolom yang diberikan. Sebagai contoh, hasil program dengan argumen 12 (sel) dan 3 (kolom) diperlihatkan seperti Gambar 1.

1

Gambar 1. Pembuatan sel dengan argumen 12 dan 3

Untuk contoh argumen 10 dan 4 diperlihatkan pada Gambar 2.

2 Gambar 2. Pembuatan sel dengan argumen 10 dan 4

 

Berikut adalah pembahasannya:

1. Buat sebuah file php dan simpan dengan code.php. Berikut source code-nya:

2. Buat sebuah file HTML yang didalamnya terintegrasi dengan java script. Berikut Source Code-nya:

3. Simpan file PHP dan HTML dalam satu folder, sehingga jika dijalankan akan seperti gambar berikut:

a. Tampilan awal untuk menentukan jumlah baris, kolom dan banyaknya sel yang akan ditampilkan

3

b.  Jika dimasukkan nilai row dan columns maka dalam sel Max Cells akan muncul nilai maksimal yang dapat ditampilkan

image

c. Jika kita masukkan nilai yang < nilai max cells dan kemudian di klik generate, maka akan muncul halaman ke dua seperti berikut:

 imageDimana pada tampilan ini, muncul  beberapa informasi mengenai jumlah baris, jumlah kolom dan juga jumlah sel yang ditampilkan.

d. Namun jika nilai cell Total yang kita inputkan > nilai max cells maka akan muncul peringatan seperti berikut:

6Muncul message box yang memberitahukan bahwa jumlah sel yang dimasukkan terlalu besar

Selamat belajar….

Passing by value and by Reference (PHP 1)

Pada tutorial kali ini kita akan mebahas mengenai perbedaan passing by value and by reference. Disini akan saya kaji secara umum agar lebih mudah untuk dipahami.

 

----start begin----

 

passing by  value,

secara  default, semua nilai yang di-pass masuk atau keluar dari fungsi  adalah passing by value, bukan by reference. ini berarti PHP membuat  kopian dari nilai original dan nilai kopian itulah yang kita akses  dan kita manipulasi, bukan nilai originalnya.

dengan  begitu bagaimanapun kita ubah nilai itu, tidak akan mengubah nilai  originalnya…

contoh:

<?php

function jumlah($nilai) {

$nilai++;

}

$input=5;

jumlah($input);

echo $input;

?>

Penjelasan:

Pada  saat fungsi jumlah dipanggil,

jumlah($input);

fungsi  tersebut akan memasukkan nilai dari variabel $input kedalam  argumennya, jadi disini argumen fungsi jumlah adalah 5 (ini adalah  nilai aslinya). selanjutnya PHP meng-copy nilai asli tersebut,  kemudian hasil copy-nya digunakan untuk proses manipulasi fungsi,  sedangkan nilai yang asli dibiarkan tidak berubah. Proses  manipulasinya sbb:

$nilai++;

$nilai = $nilai + 1

$nilai = 5  + 1

$nilai = 6

Untuk  output,

echo $input;

nilai  variabel $input yang diambil disini adalah nilai variabel aslinya,  sehingga hasil manipulasi fungsi tadi tidak dipakai, karena bukan  nilai asli. Jadi outputnya adalah 5

Tampilan output:

5

tetapi  apabila menggunakan passing by reference akan bernilai 6.

bagaimana  outputnya akan bernilai 6? akan saya jelaskan lebih dahulu tentang  passing by reference.

 

passing by  reference,

berbeda  dengan passing by value yang bersifat mengkopi, passing by reference  memberikan nilai aslinya untuk diakses dan dimanipulasi, dengan  contoh yang sama seperti diatas, kita akan modifikasi menjadi  mekanisme passing by reference.

Untuk  mengubah jadi passing by reference, kita hanya cukup menambahkan  operator & pada argumennya.

<?php

function jumlah(&$nilai)  {

$nilai++;

}

$input=5;

jumlah($input);

echo $input;

?>

Penjelasan:

Sesuai  dengan penjelasan passing by reference diatas, nilai yang diakses &  dimanipulasi adalah nilai aslinya, dengan begitu hasil manipulasi  fungsilah yang gunakan sebagai outputnya, yaitu 6.

Tampilan  Outputnya:

6

 

Source: http://www.ilmuwebsite.com/belajar-php/passing-by-value-vs-passing-by-reference

Senin, Maret 8

Membuat Form Pemesanan Berbasis Java Script

Setelah kemarin kita belajar membuat kalkulator sederhana, pada tutorial kali ini kita akan membuat sebuah aplikasi form pemesanan berbasis java script, berikut adalah aplikasi yang akan dibuat:












































No Makanan/Minuman Harga Pesan
1 Bakso Istimewa @
2 Soto Spesial @
3 Mie Ayam Super @
4 Es Degan @
5 Es Campur @
Jumlah Total
Diskon
Jumlah Dibayar




Aturan Pemesanan :
  • Field Harga, Jumlah Total, Diskon, dan Jumlah Bayar bersifat read-only atau hanya bisa dibaca. Karena itu kita perlu men-disable properti elemen field-field tersebut
  • Jika pesan diisi, maka field Jumlah Total, Diskon, Jumlah Bayar secara otomatis akan menghitung totalnya. Dengan ini kita memberikan event handler onChange di field-field Pesan, dimana fungsi dipanggil ketika teks dalam elemen berubah.
o Jumlah Total = Σ(Harga * Pesan)
o Jumlah Bayar = Jumlah Total – Diskon
  • Jika pembelian lebih dari 50000, maka field diskon secara otomatis akan berisi nilai diskon sebesar 10000 (tidak berlaku kelipatannya) dan otomatis field jumlah bayar akan berkurang. Dengan ini kita memberikan event handler onChange di field-field Pesan, dan pada perhitungan Jumlah Bayar kita beri pernyataan bersyarat if-else.
Berikut adalah source code untuk java script-nya:
---------start here--------

----------end here--------


Sedangkan untuk source HTML-nya seperti berikut:
---------start here--------

----------end here--------

Jumat, Maret 5

Membuat Kalkulatur Sederhana degan Java Script

Mungkin tulisan membuat program kalkulator sederhana menggunakan input prompt javascript ini akan sangat berguna bagi anda yang baru belajar java script karena saya juga baru belajar dan hasil karyanya berbentuk program ini berikut codenya:

---------start here--------

---------end here---------

copy code diatas kemudian buka program notepad.exe kemudian paste di program notepad tersebut. Simpan file dalam format html, caranya dibagian save as type diganti ke allfiles kemudian tambahkan .html pada nama file contohnya namafile.html kemudian buka file tersebut melalui browser dan hasilnya:


Java dan Java Script

Java merupakan sebuah bahasa pemrograman yang mirip dengan bahasa C. Tetapi dengan Java kita bisa membuat tampilan halaman sebuah web menjadi lebih menarik. Contoh penggunaan Java adalah pada fungsi Mouseover, scrolling marquees, tampilan tanggal dan waktu, kalkulator, dan lain-lain. Terdapat dua tupe Java yaitu Java applet dan Java Script.

JAVA APPLETS

Java merupakan bahasa pemrograman yang dikembangkan oleh Sun Microsystems dan merupakan bahasa pemrograman yang berorientasi obyek. Java bisa digunakan untuk membuat suatu aplikasi yang berdiri sendiri atau pun sebuah aplikasi mini yang biasa disebut applet. Applet biasa digunakan pada halaman web supaya terlihat lebih dinamis. Terdapat banyak sekali aplikasi/applet yang ada.

JAVA SCRIPT

JavaScript dikembangkan oleh Netscape, yang merupakan bahasa pemrograman yang "sederhana" karena tidak bisa digunakan untuk membuat suatu aplikasi atau pun applet. Java Script merupakan sebuah bahasa scripting yang dikembangkan oleh Netscape.Dengan Java Script kita bisa dengan mudah membuat sebuah halaman web yang interaktif. Program Java Script dituliskan pada file HTML (*.htm atau *.html) dengan menggunakan tag kontainer

Source: www.klik-kanan.com

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More