Posted by Wahyu Nur Hidayat, M.Pd on 10.28
Simpulan merupakan garis merah atas hasil
penelitian dan memiliki substansi konseptual yang koheren dengan rumusan
masalah dan tujuan penelitian. Kemudian peneliti bisa menambahkan konsep yang
masih di dalam lingkup masalah yang diteliti berupa saran. Saran bersifat
sebagiai substansi tambahan solusi positif mengenai masalah yang diteliti.
Dengan demikian, simpulan lebih bersifat menarik garis besar mengenai analisis
yang telah dilakukan penenliti, sedangkan saran adalah konsep-konsep tambahan
yang ditawarkan peneliti yang masih di dalam lingkup masalah yang diteli...
Posted by Wahyu Nur Hidayat, M.Pd on 10.27
Oleh Wahyu Nur H
Latar belakang merupakan pengembangan atas
masalah yang mucul di dalam lingkungan peneliti yang kemudian dikuatkan dengan
data-data empirik sehingga dapat digunakan sebagai pijakan yang kokoh oleh
peneliti untuk melakukan penelitian dan melakukan penguraian lebih lanjut
masalah yang ada melalui kajian pustaka. Dengan demikian latar belakang
merupakan penguat argumen peneliti atas masalah yang akan diteliti dari segi
kontekstual (kondisi lapangan) dan kajian pustaka merupakan penguat argumen peneliti
atas masalah yang akan diteliti dari segi teoriti...
Posted by Wahyu Nur Hidayat, M.Pd on 10.25
Oleh Wahyu Nur H
Kegiatan penelitian dimulai dengan
mengidentifikasi masalah yang penting (esensial), hangat (aktual), dan mendesak
(krusial) Masalah merupakan pondasi dari suatu penelitian. Masalah merupakan
fenomena kontekstual atau nyata yang muncul disekitar peneliti dan diungkapkan
dengan kalimat tanya. Kemudian dari masalah yang muncul peneliti bisa melakukan
perumusan logis dan memunculkan variabel-variabel yang membentuk masalah
tersebut. Untuk menguatkan konsep, peneliti harus mengkaji setiap variabel
tersebut secara teoritik dan empirik di dalam kajian pustaka. Setelah menemukan
benang merah antara kondisi nyata di lapangan dengan konsep atau teori yang ada
maka peniliti tersebut bisa menyusun hipotesis yang kemudian untuk diuji
kebenarannya. Dengan demikian posisi masalah dan hipotesis...
Posted by Wahyu Nur Hidayat, M.Pd on 10.08
Oleh: Wahyu Nur H
Setelah sebelumnya diuraikan tentang Perbedaan penelitian kuantitatif, Kualitatif dan Pengembangan, pada kesempatan kali ini akan saya ulas perbedaannya melalui contohnya ditinjau dari 5 dimensi.
Penelitian
Kuantitatif:
Judul:
Hubungan Kesiapan Prakerin, Lama Waktu Prakerin,
Kesesuaian Tepat Prakerin dan Partisipasi DU/DI dengan Hasil Prakerin
Kompetensi Keahlian TKJ di SMK Kota Batu. (Sumber:
perpustakaan Universitas Negeri Malang, tesis tidak
diterbitkan)
Dimensi
tujuan: tujuan inti penelitian tersebut adalah mencari
hubungan serta sumbangan
efektif kesiapan prakerin, lama waktu prakerin, kesesuaian tempat prakerin
dengan hasil prakerin siswa kompetensi TKJ di SMK Kota Batu.
Dimensi
desain: desain inti dari penelitian tersebut adalah
menguji hipotesis bahwa terdapat
hubungan...
Posted by Wahyu Nur Hidayat, M.Pd on 10.00

Oleh Wahyu Nur H
Secara umum, jenis metodologi penelitian dibedakan menjadi 3, yaitu kuatitatif, kualitatif, dan pengembangan (Research and Development). Pada kesempatan kali ini saya akan menguraikan perbedaan dari ketiga jenis penelitian tersebut ditinjau dari dimensi tujuan, desain, proses, hasil, dan dimensi manfaat.
a. Dimensi tujuan:
Tujuan dari penelitian kuantitatif
antara lain: (a)
menunjukkan adanya hubungan antar variabel, (b) menguji
teori, dan (c) mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif.
Tujuan dari penelitian kualitatif antara
lain: (a)
menemukan hubungan pola yang bersifat interaktif -tidak...
Posted by Wahyu Nur Hidayat, M.Pd on 09.39

Penelitian Sebagai Upaya Sistematik Dalam Menemukan Dan Atau Mengembangkan Pengetahuan Yang Benar Beserta Contohnya.
Oleh Wahyu Nur H
Aktivitas penelitian di berbagai bidang ipteks secara substansi ditandai oleh empat hal, yaitu adanya upaya bersifat sistematik, adanya sesuatu hasil temuan, adanya kebermanfaatan dan adanya tindak lanjut penyebarluasan temuan (Mukhadis, 2013:70).
Upaya sistematik dalam konteks ini ditandai dengan adanya kejelasan langkah-langkah yang ditempuh secara eksplisit, jelas dan lugas mulai dari penentuan masalah sampai penarikan kesimpulan dan atau generalisasi (perampatan) dan dapat direplikasi oleh peneliti...