Selasa, September 30

Perbedaan Simpulan dan Saran

Simpulan merupakan garis merah atas hasil penelitian dan memiliki substansi konseptual yang koheren dengan rumusan masalah dan tujuan penelitian. Kemudian peneliti bisa menambahkan konsep yang masih di dalam lingkup masalah yang diteliti berupa saran. Saran bersifat sebagiai substansi tambahan solusi positif mengenai masalah yang diteliti. Dengan demikian, simpulan lebih bersifat menarik garis besar mengenai analisis yang telah dilakukan penenliti, sedangkan saran adalah konsep-konsep tambahan yang ditawarkan peneliti yang masih di dalam lingkup masalah yang diteli...

Perbedaan Latar belakang dan Kajian Pustaka

Oleh Wahyu Nur H             Latar belakang merupakan pengembangan atas masalah yang mucul di dalam lingkungan peneliti yang kemudian dikuatkan dengan data-data empirik sehingga dapat digunakan sebagai pijakan yang kokoh oleh peneliti untuk melakukan penelitian dan melakukan penguraian lebih lanjut masalah yang ada melalui kajian pustaka. Dengan demikian latar belakang merupakan penguat argumen peneliti atas masalah yang akan diteliti dari segi kontekstual (kondisi lapangan) dan kajian pustaka merupakan penguat argumen peneliti atas masalah yang akan diteliti dari segi teoriti...

Perbedaan Antara Masalah dan Hipotesis

Oleh Wahyu Nur H Kegiatan penelitian dimulai dengan mengidentifikasi masalah yang penting (esensial), hangat (aktual), dan mendesak (krusial) Masalah merupakan pondasi dari suatu penelitian. Masalah merupakan fenomena kontekstual atau nyata yang muncul disekitar peneliti dan diungkapkan dengan kalimat tanya. Kemudian dari masalah yang muncul peneliti bisa melakukan perumusan logis dan memunculkan variabel-variabel yang membentuk masalah tersebut. Untuk menguatkan konsep, peneliti harus mengkaji setiap variabel tersebut secara teoritik dan empirik di dalam kajian pustaka. Setelah menemukan benang merah antara kondisi nyata di lapangan dengan konsep atau teori yang ada maka peniliti tersebut bisa menyusun hipotesis yang kemudian untuk diuji kebenarannya. Dengan demikian posisi masalah dan hipotesis...

Contoh Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan Pengembangan

Oleh: Wahyu Nur H Setelah sebelumnya diuraikan tentang Perbedaan penelitian kuantitatif, Kualitatif dan Pengembangan, pada kesempatan kali ini akan saya ulas perbedaannya melalui contohnya ditinjau dari 5 dimensi. Penelitian Kuantitatif: Judul: Hubungan Kesiapan Prakerin, Lama Waktu Prakerin, Kesesuaian Tepat Prakerin dan Partisipasi DU/DI dengan Hasil Prakerin Kompetensi Keahlian TKJ di SMK Kota Batu. (Sumber: perpustakaan Universitas Negeri Malang, tesis tidak diterbitkan) Dimensi tujuan: tujuan inti penelitian tersebut adalah mencari hubungan serta sumbangan efektif kesiapan prakerin, lama waktu prakerin, kesesuaian tempat prakerin dengan hasil prakerin siswa kompetensi TKJ di SMK Kota Batu. Dimensi desain: desain inti dari penelitian tersebut adalah menguji hipotesis bahwa terdapat hubungan...

Perbedaan antara Penelitian Kuantitaif, Kualitatif, dan Pengembangan

Oleh Wahyu Nur H Secara umum, jenis metodologi penelitian dibedakan menjadi 3, yaitu kuatitatif, kualitatif, dan pengembangan (Research and Development). Pada kesempatan kali ini saya akan menguraikan perbedaan dari ketiga jenis penelitian tersebut ditinjau dari dimensi tujuan, desain, proses, hasil, dan dimensi manfaat. a.     Dimensi tujuan: Tujuan dari penelitian kuantitatif antara lain: (a) menunjukkan adanya hubungan antar variabel, (b) menguji teori, dan (c) mencari generalisasi yang mempunyai nilai prediktif. Tujuan dari penelitian kualitatif antara lain: (a) menemukan hubungan pola yang bersifat interaktif -tidak...

Jenis-Jenis Metode Penelitian Beserta Contohnya

Penelitian Sebagai Upaya Sistematik Dalam Menemukan Dan Atau Mengembangkan Pengetahuan Yang Benar Beserta Contohnya. Oleh Wahyu Nur H Aktivitas penelitian di berbagai bidang ipteks secara substansi ditandai oleh empat hal, yaitu adanya upaya bersifat sistematik, adanya sesuatu hasil temuan, adanya kebermanfaatan dan adanya tindak lanjut penyebarluasan temuan (Mukhadis, 2013:70).  Upaya sistematik dalam konteks ini ditandai dengan adanya kejelasan langkah-langkah yang ditempuh secara eksplisit, jelas dan lugas mulai dari penentuan masalah sampai penarikan kesimpulan dan atau generalisasi (perampatan) dan dapat direplikasi oleh peneliti...

Pages 191234 »
Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More